LKNU Kota Bogor Gelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat

Kota Bogor – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Bogor bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor dan UPTD PSC 119 menggelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Kantor PCNU Kota Bogor, Ahad (26/7/2026).
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Ketua PCNU Kota Bogor Ustadz Cecep Jamaludin. Hal ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan.Ketua LKNU Kota Bogor, Lia Zakiyah, A.Md.Keb, mengatakan bahwa kemampuan Bantuan Hidup Dasar sangat penting dimiliki oleh masyarakat.

Menurutnya, tindakan pertolongan pertama yang cepat dan tepat dapat meningkatkan peluang keselamatan korban sebelum mendapatkan penanganan medis profesional.
“Bantuan Hidup Dasar merupakan serangkaian tindakan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan, seperti henti napas, henti jantung, maupun penurunan kesadaran. Keterampilan ini perlu dimiliki oleh masyarakat karena sering kali penolong pertama adalah orang yang berada di sekitar korban,” ujarnya.
Lia menjelaskan bahwa ketepatan penanganan pada fase pra-rumah sakit (prehospital) menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan. Oleh karena itu, pelatihan BHD tidak hanya ditujukan bagi tenaga kesehatan, tetapi juga masyarakat umum agar memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.
Selain meningkatkan kapasitas masyarakat dalam bidang kesehatan, Lia juga menyoroti pentingnya pembangunan kesehatan mental di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media digital.“Pembangunan kesehatan mental menjadi kebutuhan penting di era digital saat ini.
Keluarga merupakan tameng terkuat dalam membentuk generasi muda yang sehat secara mental dan sosial. Karena itu, edukasi kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh, baik kesehatan fisik maupun kesehatan mental,” kata Lia.
Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan kondisi kegawatdaruratan, penilaian awal korban, aktivasi sistem bantuan darurat, hingga praktik Bantuan Hidup Dasar sesuai standar yang berlaku.
Sekretaris LKNU Kota Bogor, Nur Syamsiah, M.Keb, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kemampuan pertolongan pertama.
Sementara itu, Ketua Panitia, Adi Nurrohman, A.Md.Kep, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.Dengan adanya pelatihan ini, LKNU Kota Bogor berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi, pelatihan, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.