NU Care-LAZISNU Kota Bogor Perkuat Konsolidasi, Targetkan Sosialisasi Masif Sebelum Ramadhan 1447 H


​BOGOR, 10 Februari 2026 – Jajaran pengurus cabang Nahdlatul Ulama Kota Bogor menggelar rapat koordinasi strategis bersama NU Care-LAZISNU Kota Bogor di Gedung PCNU Kota Bogor, Selasa (10/2).

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi internal dan menyusun rencana kerja strategis lembaga amil zakat tersebut untuk periode 2026.


​Ir. H. Edi Nurokhman, selaku Ketua PCNU Kota Bogor, menegaskan pentingnya sinergi lintas badan otonom (banom) dalam membesarkan lembaga. Ia menyampaikan bahwa proses administrasi kepengurusan kini telah memasuki tahap akhir.


​”Langkah strategis PCNU saat ini adalah konsolidasi lintas banom. Terkait SK LAZISNU, saat ini sudah ditandatangani oleh jajaran Tanfidziyah dan sedang dalam proses penyelesaian di tingkat Syuriah,” jelas Ir. H. Edi Nurokhman.


​Beliau juga mengajak seluruh pengurus untuk menghidupkan kembali semangat kemandirian umat. “Kita harus memulai dengan langkah yang ringan namun berdampak besar, salah satunya dengan menghidupkan kembali program Koin NU yang dimulai dari tingkat UPZIS dan JPZIS,” tambahnya.


​Sejalan dengan arahan tersebut, Ketua NU Care-LAZISNU Kota Bogor, Ustadz Lukmanul Hakim, memaparkan rencana kerja operasional yang menitikberatkan pada digitalisasi dan sosialisasi masif.


​”Kami merencanakan sosialisasi besar-besaran sebelum memasuki Ramadhan 1447 H. Fokus kami adalah membangun infrastruktur digital seperti website dan aplikasi agar pelaporan dan penghimpunan lebih transparan, dengan target capaian yang signifikan di tahun 2026 ini,” ujar Ustadz Lukman Hakim.


​Sementara itu, Sekretaris PCNU Kota Bogor, Ustadz Romli, memberikan penekanan pada peran strategis LAZISNU sebagai pusat kemaslahatan jamaah. Ia berharap lembaga ini mampu menjadi wadah utama bagi warga Nahdliyin dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.


​”LAZISNU harus menjadi ‘lumbung’ bagi umat. Kami terus mengupayakan agar seluruh zakat, infak, dan sedekah jamaah NU masuk melalui Koin-NU LAZISNU sehingga dapat dikelola menjadi kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat luas,” pungkasnya.


​Rapat tersebut juga dihadiri oleh bendahara dan dewan syariah yang menyepakati penguatan publikasi melalui media sosial dan program “jemput bola” melalui kerja sama strategis dengan berbagai instansi melalui skema CSR.

Pewarta: Abdul Mun’im Hasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *