June 15, 2026

Ketua RMI PCNU Kota Bogor: Tahun Baru Hijriah 1448 H Momentum Menguatkan Peran Pesantren dalam Membina Umat

Dipublikasikan oleh Abdul Mun'im Hasan

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; module: video;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: null;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: off;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 39;

Kota Bogor – Suasana khidmat menyelimuti peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar di Pesantren Yatashi, Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Senin malam (15/6/2026), bertepatan dengan 1 Muharram 1448 H.

Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kota Bogor, KH Badru Salam, M.Ag, menyampaikan bahwa momentum Tahun Baru Hijriah bukan sekadar pergantian kalender Islam, melainkan kesempatan untuk melakukan evaluasi diri dan memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas keimanan serta pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai hijrah yang dicontohkan Rasulullah SAW harus menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk terus melakukan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun sosial.

“Hijrah mengajarkan kepada kita tentang semangat perubahan, perjuangan, dan pengorbanan demi meraih ridha Allah SWT. Karena itu, memasuki 1448 Hijriah, mari kita jadikan momen ini sebagai titik awal memperbaiki akhlak, memperkuat ibadah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” ujar KH Badru Salam.

Ia menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan di tengah dinamika perkembangan zaman. Pesantren, kata dia, tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga benteng moral yang membentuk karakter generasi bangsa.

“Pesantren harus terus menjadi pusat lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak mulia, cinta tanah air, dan mampu memberikan solusi bagi berbagai persoalan umat. Semangat hijrah harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata untuk kemaslahatan masyarakat,” katanya.

Peringatan 1 Muharram 1448 H di Pesantren Yatashi diisi dengan doa bersama, dzikir, pembacaan shalawat, serta tausiyah yang mengajak jamaah untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan mempererat persaudaraan antarsesama.

KH Badru Salam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kebersamaan serta menjadikan tahun baru Hijriah sebagai momentum memperkuat nilai-nilai moderasi dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT memberikan keberkahan, keselamatan, kesehatan, dan kemudahan bagi bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Kota Bogor. Mari kita songsong Tahun Baru Hijriah 1448 H dengan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, lebih bermanfaat, dan lebih berkah,” pungkasnya.

Kegiatan yang berlangsung meriah dan khidmat itu diawali dengan dzikir dan doa bersama di aula pesantren. Acara dihadiri unsur Forkopimda Kota Bogor, para ulama, tokoh masyarakat, ratusan santri, serta warga sekitar yang turut memadati area pesantren sambil membawa obor dan bendera Nahdlatul Ulama (NU).

Pewarta: Abdul Mun’im Hasan