September 14, 2026

MWCNU Bogor Barat Bentuk Panitia, Konfercam Ke-IX Siap Digelar 4 Oktober 2026

Dipublikasikan oleh Abdul Mun'im Hasan

Bogor Barat, Kota Bogor — Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bogor Barat menggelar rapat persiapan dan pembentukan panitia Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercam) Ke-IX yang akan digelar pada Minggu (4/10/2026) di Pondok Pesantren Putri Thoyyibah, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor (13/9/26) Minggu.

Rapat dipimpin Ketua MWCNU Bogor Barat, Dedy Yusuf, S.E., dan dihadiri jajaran pengurus MWCNU, Katib Syuriyah PCNU Kota Bogor KH. Khotimi Bahri, Wakil Ketua PCNU Gus Rizal, Katib MWCNU Bogor Barat KH. Mustofa, serta utusan PCNU Kota Bogor yang akan mengawal Konfercam MWCNU Bogor Barat ke-IX, Ustadz Cecep Jamaludin dan Gus Rizal.Juga hadir perwakilan Pengurus Ranting NU dari Gunung Batu, Cilendek, dan Pasir Kuda.

Dalam sambutannya, Dedy Yusuf menegaskan pentingnya kesiapan seluruh unsur kepanitiaan untuk menyukseskan Konfercam Ke-IX.

Menurutnya, forum konferensi bukan hanya agenda organisasi lima tahunan, tetapi juga momentum evaluasi, konsolidasi, dan penyusunan arah gerak NU di wilayah Bogor Barat.

Katib Syuriyah PCNU Kota Bogor, KH. Khotimi Bahri, dalam arahannya meminta agar surat pengajuan rencana pelaksanaan Konfercam segera disampaikan kepada PCNU Kota Bogor. Ia juga menekankan pentingnya pembentukan panitia secara lengkap agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai mekanisme organisasi.

“Persiapkan seluruh kebutuhan sejak dini, termasuk administrasi dan kepanitiaan, agar pelaksanaan Konfercam berjalan lancar dan sesuai aturan organisasi,” pesannya.

Sementara itu, MWCNU Bogor Barat menyatakan kesiapan untuk menyiapkan berbagai fasilitas penunjang pelaksanaan Konfercam yang akan datang.Pada kesempatan tersebut, Katib MWCNU Bogor Barat KH. Mustofa mengingatkan pentingnya pengabdian dalam organisasi.

Ia berharap kepengurusan mendatang mampu melanjutkan perjuangan NU dengan lebih baik.“Ngapain di NU kalau tidak berbuat apa-apa. Kepengurusan yang akan datang harus lebih baik daripada apa yang telah kami kerjakan. Harus ada mekanisme yang jelas dalam menjalankan organisasi,” tegasnya.

Utusan PCNU Kota Bogor, Gus Rizal, turut memberikan penjelasan terkait mekanisme pembentukan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang akan dilaksanakan pada saat registrasi peserta Konfercam. Ia menyampaikan beberapa ketentuan yang perlu dipersiapkan oleh seluruh ranting NU di wilayah Bogor Barat.

Pertama, setiap ranting diwajibkan mengajukan usulan nama AHWA melalui formulir resmi yang ditandatangani oleh Rais dan Katib Ranting serta menggunakan kop surat ranting masing-masing.

Kedua, dalam pelaksanaan Konfercam akan disampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan yang tidak hanya memuat evaluasi program kerja selama masa khidmat berjalan, tetapi juga menjadi bahan pembahasan arah program organisasi untuk lima tahun ke depan.Rapat berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan.

Seluruh peserta berkomitmen untuk menyukseskan Konfercam Ke-IX MWCNU Bogor Barat sebagai forum permusyawaratan tertinggi di tingkat kecamatan guna melanjutkan khidmah Nahdlatul Ulama kepada umat dan masyarakat.

Pewarta: Abdul Mun’im Hasan