July 11, 2026

Jangan Lewatkan!, PCNU Kota Bogor akan Gelar Pelatihan Barista untuk Dorong Kemandirian Ekonomi

Dipublikasikan oleh Abdul Mun'im Hasan

PCNU Kota Bogor akan Gelar Pelatihan Barista untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Nahdliyin

Kota Bogor – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor melalui Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kota Bogor akan menggelar Pelatihan Barista sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi warga Nahdliyin. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 08.00–17.00 WIB di Aula PCNU Kota Bogor.

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; highlight: false; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 3145728;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 36;

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Bogor, H. Edi Nurokhman, menyampaikan bahwa sektor usaha kopi saat ini memiliki prospek yang sangat menjanjikan dan dapat menjadi salah satu peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Peluang bisnis kopi saat ini sangat terbuka. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga praktik langsung bersama barista profesional sehingga memiliki bekal untuk memulai usaha secara mandiri,” ujarnya.

Kegiatan yang bekerja sama dengan Legacy Indonesia Coffee ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada peserta, mulai dari pengenalan kopi, teknik peracikan minuman kopi kekinian, hingga peluang pengembangan usaha di bidang coffee shop maupun usaha rumahan.

Peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas dan manfaat, antara lain praktik langsung hingga mampu membuat racikan kopi secara mandiri, konsumsi berupa satu kali makan dan dua kali coffee break, sertifikat pelatihan, serta pendampingan bagi peserta yang ingin membuka usaha setelah pelatihan.

Sementara itu, Owner Legacy Indonesia Coffee, Yun Suheri, menilai bahwa usaha kopi kekinian dapat dimulai dengan modal yang relatif terjangkau dan memiliki peluang pasar yang terus berkembang.

“Bisnis kopi kekinian memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Dengan kreativitas dan keterampilan yang tepat, usaha ini dapat dijalankan dari rumah dan menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan,” katanya.

Menurutnya, komitmen terhadap pengembangan kopi lokal dan pemberdayaan masyarakat harus terus dijaga seiring berkembangnya industri kopi di Indonesia.”Dedikasi untuk budidaya kopi dan pemberdayaan tanpa meninggalkan tradisi. Legacy adalah mahakarya yang harus kita jaga,” ungkap Yun Suheri.

LPNU PCNU Kota Bogor membatasi peserta pelatihan hanya 10 orang agar proses pembelajaran lebih efektif dan intensif. Biaya investasi pelatihan sebesar Rp350.000 per peserta untuk umum dan Rp150.000 per peserta bagi pengurus aktif.

Melalui kegiatan ini, PCNU Kota Bogor berharap semakin banyak warga Nahdliyin yang memiliki keterampilan kewirausahaan, mampu menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kemandirian ekonomi umat.

Pewarta: Abdul Mun’im Hasan

#LPNUKotaBogor#PCNUKotaBogor#PelatihanBarista#EkonomiNahdliyin#KemandirianEkonomiUmat