JATMAN Kota Bogor Gelar Halal Bihalal, Perkuat Dakwah Thariqah

Bogor – Idarah Syu’biyyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah (JATMAN) Kota Bogor menggelar kegiatan Halal Bihalal dan silaturahmi (liqou Syawal) dalam suasana bulan Syawal 1447 H. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Mus’ab bin Umair (MBU), Vila Bogor Indah (VBI), Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara (10/4/26) Jum’at.

Mudir Idarah Syu’biyyah JATMAN Kota Bogor, Ahmad Tavip Budiman, menyampaikan ucapan tahniah Idulfitri kepada seluruh pengurus dan jamaah.

“Masih dalam suasana Syawal, kami mengucapkan selamat Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus Masjid Mus’ab bin Umair, khususnya kepada Bapak H. Harjanto, atas dukungan fasilitas sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama, seperti Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor, dan Banser. Hadir pula para Ketua MWC NU dari enam kecamatan di Kota Bogor.

Selain itu, sejumlah tokoh dan organisasi Islam turut hadir, di antaranya Ketua ICMI Orsat Kecamatan Bogor Utara, H. Muslim Azis, Ketua DMI Kecamatan Bogor Selatan, perwakilan MUI Kecamatan Bogor Utara, serta unsur organisasi lainnya.

Dari kalangan thariqah, kegiatan ini dihadiri Ketua LDTQN Suryalaya Kabupaten Bogor, H. Didin, serta pengurus LDTQN dari beberapa kecamatan di Kota Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Tavip juga memperkenalkan legalitas terbaru Idarah Syu’biyyah JATMAN Kota Bogor yang telah mendapatkan Surat Keputusan dari Idaroh Aliyah pusat pada 29 Ramadhan 1447 H atau 19 Maret 2026, dengan masa berlaku hingga 19 Maret 2030.

Ia menjelaskan bahwa sekretariat JATMAN Kota Bogor berada di Pondok Pesantren Riyadhul Anam Al-Arfah, Kelurahan Sindangbarang, Kecamatan Bogor Barat, yang dipimpin oleh KH Abdurahman.

Menurutnya, keberadaan legalitas ini akan memperkuat dakwah Islam yang berlandaskan nilai-nilai dzikir, tawasul, dan shalawat dalam tradisi thariqah.“JATMAN Kota Bogor akan terus mengembangkan dakwah dengan nuansa dzikir jahr, khafi, tawasulan, serta shalawat thariqah, sekaligus bersinergi dengan berbagai organisasi Islam,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pengurus JATMAN Kota Bogor berasal dari berbagai pengamal thariqah mu’tabarah an-nahdliyah yang secara nasional tercatat sekitar 45 thariqah di bawah naungan PBNU. Di Kota Bogor sendiri berkembang thariqah seperti TQN Suryalaya, TQN Banten, Syadziliyah, Rifa’iyah, PETA Tulungagung, hingga Tijaniyyah.

Pewarta: Abdul Mun’im Hasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *