
Balai Kota Jadi Tempat Harlah NU ke-100 PCNU Kota Bogor; Siap Jadi Mitra Strategis Pemkot
BOGOR — Balai Kota Bogor menjadi pusat kegiatan peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 Masehi yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor pada Minggu (1/2/2026).
Ratusan warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin) memadati lokasi acara yang berlangsung meriah dengan pawai payung mengelilingi kawasan Kebun Raya Bogor serta berbagai agenda kebudayaan dan sosial.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi peran NU dalam menjaga kerukunan umat beragama. Ia menegaskan bahwa NU yang telah berusia satu abad harus terus berada di garda terdepan sebagai pengayom dan perekat umat.
“Saya yakin NU akan selalu berada di garda terdepan sebagai pengayom dan perekat umat Islam di Indonesia, khususnya di Kota Bogor,” ujar Dedie dalam sambutannya.
Dedie juga mengajak warga Nahdliyin untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Bogor dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, soliditas NU menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.
“Kita tentu ingin NU tetap solid demi kemajuan bangsa. NU sekaligus menjadi partner pemerintah dalam menjaga stabilitas kerukunan,” lanjutnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Bogor, Edi Nurokhman, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Bogor. Ia menegaskan komitmen tersebut telah menjadi bagian dari misi PCNU Kota Bogor dalam lima tahun ke depan.
“Kami menyadari peran strategis tersebut dan menginginkan kehadiran NU benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Bogor,” ujar Edi.
Sebagai bentuk komitmen nyata, PCNU Kota Bogor juga meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Bencana NU Kota Bogor bertepatan dengan momentum Harlah NU ke-100. Pembentukan Satgas ini dilakukan sebagai respons atas tingginya potensi bencana yang kerap terjadi di wilayah Kota Bogor.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kehadiran Satgas Bencana NU merupakan bentuk dukungan dan komitmen kami dalam membantu penanganan bencana di Kota Bogor,” pungkasnya.
Kegiatan Harlah NU ke-100 tersebut turut dihadiri unsur TNI dan Polri, Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Ulama Indonesia (MUI), jajaran Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), badan otonom (Banom) NU, serta lembaga-lembaga NU yang turut memeriahkan acara.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin Ketua Jatman Kota Bogor, KH Ahmad Tavip Budiman.
Pewarta: Abdul Mun’im Hasan

